Membuat KePUTUSan

Kami akan menggunakan kerangka berfikir apa, kenapa dan bagaimana.

  1. Apa

Membuat keputusan adalah sebuah perbuatan yang dilakukan manusia dalam menjalani sesuatu untuk menjaga stabilitas hidup, atau lingkup yang lebih luas, misalnya: keluarga, kampus bahkan negara.

  1. Kenapa

Kenapa harus membuat keputusan?

Karena keputusan akan membuahkan Undang-Undang atau pagar bagi siapa saja baik bagi manusia, atau bahkan bagi kandang kambing, agar kambing  terjaga dan aman dalam melakukan aktifitas.Continue reading

Mukadimah: Serat Pamomongan – sesolah, sesulih, sesuluh

“Serat Pamomongan”
sesolah, sesulih, sesuluh

Pamomongan :

Sedikit remind, Pamomongan merupakan tema besar untuk perjalanan MGG pada tahun 2017, tema tersebut awalnya diusulkan oleh Mas Jion kemudian disetujui oleh Mas Agus dan disepakati oleh seluruh keluarga Majlis Gugurgunung. Ini berarti seluruh sub tema yang akan diusung pada acara rutinan Majlis Gugurgunung pada tiap bulannya mengandung esensi Kepamomongan.

Ini sudah menginjak bulan ke 12. Seperti sebelumnya, Majlis Gugurgunung mempunyai tradisi Tancep Kayon pada akhir tahun. Alhamdulillah tema demi tema pada tiap bulannya dapat tersaji kan dan terdiskusikan dengan baik. Kami meyakini, ini terjadi salahsatunya karena adanya peran Pamomongan pada masing masing personal Keluarga Majlis Gugurgunung, meliputi Kepamomongan terhadap kahanan, waktu, kesibukan, realitas dan fenomena, ego, Fikiran, dll. Bagi kami ini adalah pencapaian yang harus kami syukuri, dan fenomena yang menarik tersebut sangat sayang untuk terlewatkan begitu saja. Untuk itu, kami mencoba mengevaluasi, mbundeli, mensuratkan apa yang tersirat dari serangkaian tema satu tahun ini menjadi “Serat Pamomongan”, yang juga kita angkat sebagai Tema pada momentum penting Tancep Kayon.

MUKADIMAH: RE MIND ING

Majlisgugurgunung:: Reminding memiliki arti mengingat kembali. Pikiran dan akal merupakan ciri yang membedakan manusia dengan makhluk yang lain. Namun apakah pikiran dan akal sendiri merupakan sebuah kesamaan?

Dzikir ataupun wirid yang hakikatnya ialah untuk senantiasa terus mengingatkan kembali. Wirid dalam arti lain merupakan terus melafalkan secara berulang-ulang, seperti halnya siklus dalam lelaku yang terus berulang. Oleh karena itu sangat diperlukan kehati-hatian untuk menjaga setiap langkah dengan senantiasa terus mengingat masa lalu, menimbang langkah saat ini yang dirangkai untuk membentuk masa depan. Hati-hati dalam berfikir karena fikiran akan jadi ucapan, ucapan akan menjadi perilaku dan perilaku akan menjadi sebuah peradaban.Continue reading

Mukadimmah: “Tetes-an Berkah Hijriah”

Mukadimmah “Tetes-an Berkah Hijriah”

Setiap Detik adalah tetesan-tetesan berkah, maka sudah berapa ember yang tertampung dalam satu tahun. Tetesan ini adalah tetesan dari “Saripati Langit” yang memang ditujukan kepada “Bumi” agar ampasnya kembali memiliki fungsi. Karena saripati maka akan mengusung manfaat dan keberkahan yang khasiatnya bisa menjelma dalam berbagai wujud dan benda. Bisa menjadi ribuan wujud tetes di bumi bisa pula dianggap tidak ada.Continue reading

Membaca Kemesraan, Kemesraan Membaca

 

Berawal dari beberapa waktu lalu di dapur gegayuhan. Sedulur-sedulur Majlis Gugur Gunung memiliki angan-angan untuk mengajak Om Budi Maryono hadir melingkar di Majlis Gugur Gunung untuk membacakan cerpen. Hal tersebut pula yang memantik lahirnya tema “Membaca Kemesraan, Kemesraan Membaca” pada pertemuan rutin bulan Agustus nanti. Tema membaca kemesraan ini Insya Allah akan dibersamai oleh Om Budi Maryono yang akan membaca cerpen karya beliau, mari kita sambut dengan mesra dengan cara membaca ataupun terbaca.Continue reading