
Sepasang telinga yang baik tidak diukur dari ketajamannya menangkap bunyi, melainkan dari kelapangannya menampung kebaikan. Namun kebaikan bukanlah sesuatu yang tunggal. Ia hadir dalam banyak wajah: ada kebaikan yang menenangkan, ada yang menantang; ada yang terasa benar menurut selera, ada pula yang benar meski terasa berat. Bahkan di dalam diri manusia sendiri, kebaikan sering kali berlapis dan saling bersaing.
Karena itu, pendengaran manusia bukan sekadar peranti jasad, melainkan medan pendidikan batin. Apa yang berulang kali didengar akan menetap, dan apa yang menetap perlahan membentuk pribadi. Maka persoalannya bukan semata apa yang didengar, melainkan bagaimana telinga menampung, menyaring, dan merelakan dirinya disentuh oleh seruan yang meluruskan.
Dalam kearifan Nusantara, telinga dipahami sebagai titik disiplin. Tindakan njewer atau nylentik telinga bukan sekadar hukuman kecil, melainkan isyarat bahwa ada pendengaran yang perlu dilunakkan. Telinga yang kaku dipercaya sulit menerima nasihat; telinga yang lentur lebih mudah diajak selaras. Bahasa ini mungkin kasar bagi zaman kini, tetapi maknanya halus: pendengaran yang baik lahir dari kesediaan untuk dikoreksi.
Seiring bertambahnya usia, manusia jarang lagi disentuh pada titik dengarnya. Bukan karena ia telah sempurna, melainkan karena semakin sedikit yang berani mengingatkan. Padahal kebandelan tidak serta merta luluh oleh waktu. Ia sering berubah rupa—menjadi pembenaran diri, keengganan mendengar, atau ketulian yang terselubung oleh pengetahuan.
Maka, melatih pendengaran bukan perkara anatomi, melainkan perkara kerelaan. Kerelaan untuk memberi ruang bagi suara yang tidak selalu menyenangkan, namun membawa kebaikan yang lebih dalam. Di situlah telinga menjalankan amanahnya: bukan sekadar mendengar banyak suara, tetapi menyimpan yang patut disimpan, dan membiarkan yang lain berlalu.
“Udunun(w) Wa’iyyah”
Kurikulum yang mencoba kita rintis dari lingkup yang paling kecil yaitu diri sendiri dan keluarga.
- Bagaimanamenjagapendengaran sebagai orang tua
- Bagaimanamelatihpendengaran anak
Lebih luas lagi
- Bagaimanamenyelaraskanpendengaran diri dan sanak saudara dan lingkungan
- Menjagapendengarandari kebisingan suara yang mengelilingi.