Posted in Kembang Gunung.



Semesta Mendukung






Majlis Maiyah Ungaran | 25 Agustus pukul 8:39 ยท

Simbah : Senang sekali melihatmu menjadi seperti yang kau cita-citakan. Tampakanya kini kau sudah hidup dalam cita-cita itu sendiri. Jika sebelumnya masih berupa angan-angan. Kini kau sudah bernafas di dalamnya
Cucu : Pangestune Mbah, ini adalah dukungan semesta. Sebuah rencana baik mendapat jawaban yang baik pula.
Simbah : Iya benar ngger, semesta bukan hanya mendukung rencana baik, tapi rencana apapun. Baik rencana A, B, maupun C, dan seterusnya. Semesta akan mendukungmu. Jika kemudian engkau berhasil memasuki rencana A seperti yang kau cita-citakan, itu belum bisa langsung disebut sebagai baik atau tidak baik. Sebab baik dan tidak baik masih akan mengikuti kewaspadaan akalmu dimanapun posisimu, pada koordinat apa, dan sedang menjadi apa, pada saat apapun, semua bertitik tolak dari kehandalanmu menjaga nilai yang kau pegang teguh sebagai wujud pertanggungjawabanmu pada asal-usul dan jalan pulang.

Cucu : Jika tidak berhasil gimana mbah? berarti semesta tidak mendukung?
Simbah : Semesta mendukung ketidakberhasilanmu karena kamu akan lebih berhasil menjaga nilai dengan ketidakberhasilan itu. Semesta takut mendukungmu dalam keterpaksaan. Terpaksa mendukung kerajaan dan kuasa pribadimu.
Cucu : Maksudnya mbah?
Simbah : Sesungguhnya keinginanmu tidak bisa ditolak, tidak boleh ditolak, baik itu berupa rencana tertulis maupun tidak. Sebab semua sudah tertulis secara otomatis sejak kau memikirkannya. Jika kemudian pikiranmu itu didukung oleh semesta maka akan tampak keberhasilannya. Jika semesta melihat ada kemungkinan untuk boleh tidak mendukung maka kau jumpai ketidakberhasilannya.
Cucu : Kemungkinan apa yang membuat semesta boleh tidak mendukung? Simbah : Kemungkinan bahwa selain tulisan tentang rencana itu, kau telah dan juga masih menuliskan “jangan biarkan aku tersesat” Maka semesta sangat berbahagia mendukungku dalam meniti jalan yang menegakkan pengabdian tanpa tersesat.
Facebooktwittertumblr