Posted in Artikel, Kembang Gunung.



Iblis Said






majlisgugurgunung::Kubuat 10 ribu manusia percaya adalah paling baik dan paling benar, dan kubuat keyakinannya itu merasuk dalam jiwanya, sehingga mempengaruhi raga dan ruhaninya. Setelah terkena bencana, mereka akan tau “mereka anak buahku yang tunduk kepada bisikanku” hai, aku iblis. Aku akan sampaikan kepada kalian manusia yang lama-lama aku kasihan juga kepada kalian yang makin pekok. Kasihan aku melihat kalian makin seperti boneka dashboard yang bergerak pun harus ada getaran. Bergerak pun hanya geleng-geleng atau manggut-manggut. Aku kasihan kepada kalian yang makin nggak paham apa-apa. Agaknya aku terlalu kejam kepada kalian, tapi apa boleh buat? Aku memang bertugas untuk itu. Aku harus habisi kalian sampai ampas agar terbukti kebesaran Allah bahwa kalian tak akan habis dalam segala lini pengaruhku. Tapi kini aku menang telak, telak! Kalian jangankan mau melawanku, melawan diri kalian sendiri sudah begitu berat buatmu. Kalian menyangka-nyangka sampai sangkaan kalian lebih Akbar daripada apapun bahkan daripada Allah.

Begini, aku akan kasih tau sedikit bagaimana aku menjadi tuanmu dan kalian adalah anak buahku. Kalian kan punya telinga, nah sejak awal aku harus membuat kalian tidak percaya kepada telinga dengan membuat suara-suara yang indah. Kalian gunakan telinga untuk mendengarkan suara indah. Tapi kalian tidak sadar bahwa suara itu diformat untuk memisahkan dengan hatimu. Itulah mengapa lama-kelamaan ada bahasa. Dengan bahasa apa yg ada dalam hatimu hanya akan menjadi kecil, sebab bahasa menjadi pembatasmu.

Kalian juga punya mata, maka aku akan buat kalian tidak menggunakan matamu yang seharusnya bertugas menuntun kepada Allah. Aku buat kombinasi warna dan pikat visual yang membuat mata kalian terbuai. Lama-lama kalian tidak mempercayai mata karena makin kau lihat yang tampak mata, makin kau tidak menemukan sambungannya dengan Tuhan. Kalian tidak sadar, bahwa sesungguhnya aku khawatir sekali dengan indra kalian yang sepasang itu. Maka aku agak bekerja keras membuat apa yang kau lihat tidak bersambung dengan Allah. Tapi akhirnya aku berhasil juga. Kalian mau bukti? Gampang. Lihat saja tivi, seperti itulah gambarannya. Kau kira itu gambar, bergerak, bersuara, bahkan berfatwa, padahal diam, karena hanya kumpulan cahaya yang kutata dan kusesuaikan dengan suara. Sehingga dengan memanfaatkan fasilitas Allah yang memberi kalian imajinasi, kalian menyangka benda mati itu hidup. Bisa membuatmu gembira, sedih, marah, bahkan berbunuh-bunuhan. Yang lain akan aku jelaskan lagi kalau aku sedang tidak sibuk. Aslinya aku selalu sibuk. Jika dulu kesibukanku membuat macam-macam modul test produk, kini kesibukanku membuat kalian awet sebagai badut yang lucu dan imut-imut.

___________

Aku tidak sedang mencemoohmu untuk berlindung pada ketiak Tuhan yang kamu anggap punya ketiak. Pada keyakinanmu yang baik tentu akan kau temukan perlindunganNya. Tapi pada keyakinan yang buruk kamu seperti pendekar gagah yang lari dan berlindung di balik tembok kebesaran Tuhan. Aku justru bisa menembusmu, sebab kau tak yakin pada Tuhan yang memberimu kekuatan, pikiran, akal, dan hati. Kau hanya yakin pada Tuhan yang Maha Perkasa dan Maha Melindungi. Itu baik dan tak akan aku mampu bertanding. Tapi aku berhak bertanding pada tuhan di dalam hatimu yang hanya punya 2 sifat itu dengan kepandaianku yang menakutkan. Aku bisa membuatmu tetap takut kepadaku meskipun kamu berlindung pada Tuhan. Padahal, jika kau lebih takut kepadaku sementara kau berada pada perlindungan Tuhan, Allah telah kalah olehku atas ijinmu.

Jika kepasrahan yang kau mau ajukan sebagai bukti keikhlasan pengabdianmu pada Allah, dengan tidak melakukan apapun tapi membiarkan Tuhan membalasku maka kau telah mengadu Tuhan yang kau pikir akan bertarung denganku. Allah tak akan bertarung pada izazil, khosyi’, sayyidul mulk, roqi’, sebab jika berkenan sejak awal iblis tak akan mampu berkilah jika Allah tiba2 meniadakannya. Aku bukan pemberontak Tuhan, aku memberontak kepadamu yang enggan mengenal dirimu, mengenal Allah. Harusnya kamu marah, sebab kedaulatan Tuhan aku rongrong, aku pantas engkau lawan dengan sakti mandraguna atas keberanianku mencoba mengusik singgasana Tuhan. Mengenal dirimu yang jasad dikendalikan jiwa, dirimu yang jiwa dipimpin ruh. Kamu bernafas dalam jasad, tapi jiwamu bernafas dalam pengertian, kamu tidak bernafas dalam ruh, kamu tiada dan tanpa ruh pada tingkat abdi yang luruh.

______________

Manusia memiliki bakat terhijab. Semakin terhijab semakin gelap, semakin seperti di penjara dalam bawah tanah tanpa cahaya. Dia dipenjara tapi sesungguhnya masing2 punya kunci untuk membukanya. Kalian ini memiliki keunggulan yang luar biasa susah ditundukkan. Aku membutuhkan waktu yang cukup panjang dalam ukuran waktumu untuk membuatmu berpaling.

Pertama aku harus tikam keberanianmu. Keberanianmu itu ada 4 unsur. Unsur pertama adalah berani menyatakan hal yang benar. Kedua berani menyatu dan menyantuni alam. Ketiga berani bertempur melawan ketidakbenaran. Keempat berani mati menegakkan titah kehidupan. Maka untuk membuatmu lemah, aku harus buat keberanianmu menjadi sumber rasa takutmu. Jika induk keberanian ini sudah aku kaling, maka anak2 sikap, prilaku, keputusan, akan berada pada letak yang keliru. Dengan demikian kalian terhijab.

  • Berani mengatakan yang benar

Kuganjal ini dengan ancaman kematian. Setelah sebelumnya kubuat kepercayaan bahwa kematian itu mengerikan. Akhirnya kalian hanya berani mengatakan yang dikatakan orang, takut berpendapat, dan tidak percaya diri pada anugrah unik milik kalian masing-masing. Lihatlah, kondisi ini sekarang sudah jamak di sekitar kalian. Produk2 sekolah dan jaringan perserikatan bangsa-bangsa yang seharusnya kalian sadar tidak membutuhkannya sama sekali. Sebagian besar dari kalian menyangka itu merukunkan, padahal itu desainku untuk membuat kotak2 sempit dan saling menonjol agar kepandaian kalian tak berfungsi pada medan yang luas dan dalam. Dengan demikian kalian makin terhijab.

  • Berani menyantuni alam

Bagi kalian, alam adalah sahabat, anugrah, bahkan leher kalian sendiri. Namun jika manusia berani seperti ini, maka akan membuat alam lestari tanpa dimengerti kandungan dan rahasia2 Allah yang bermurah-murah karunia. Maka aku buat ganjalan berupa kepemilikan. Dengan demikian kalian akan berebut, saling menjegal dan menikam. Hidup kalian seperti serba terbatas dan penuh persaingan. Maka lihatlah bank, uang. Sekarang menjadi kaling keputusan kalian. Lihat rumah sakit dan mitos teknologi kedokteran, itu semua menjadi harapan kalian menyambung kesehatan dan keselamatan. Maka kalian pun terhijab.

  • Berani bertempur melawan ketidakbenaran.

Dalam hal ini. Kuganjal keberanian kalian dengan kilaf dan kabur pada daya tarik rupa dan warna. Kubuat kelompok cerdik dan pandai yang mampu menguak makna. Ada di antara mereka yang berkata benar, ada di antara mereka yang menenggelamkan pada kebodohan. Lupa perjuangan kalian, lupa keberanian kalian. Untuk itu kemudian lahir permainan-permainayang kini kalian sukai sampai lupa diri. Keberanian kalian berubah menjadi nafsu mengalahkanKetangguhan kalian berubah menjadi pamer kekuatan dan kehebatan. Kecerdikan kalian berubah menjadi kelicikan dan culas. Kalian sama sekali terkungkung pada perjuangan semu yang kanak-kanak dan tak membantu oranglain. Pertempuran kalian adalah persaingan merebyang ter… . Dan inipun membuat kalian juga terhijab.

  • Berani mati menegakkan titah kehidupan

Ini jenis pengabdian paripurna yang susah sekali aku tumbangkan. Aku juga tidak bisa. Yang iaku menyerah. Kalian seperti tidak ada, kosong, hilang, angin. Aku juga harus menyadari keterbatasanku. Asal kalian ada sedikit saja benih yang berasal dari di atas, baru aku mulai bisbermain. Mengembangkan dan membelokkan arah pikiran. Kalian akan takut mati dan takut hidup. Takut mati karena tidak ada persiapan, dan takut hidup karena tertekan persaingan danwaktu yang menggerogotimu. Jika seharusnya keberanian justru menjadi ketakutan, maka akutelah berhasil membuat kalian terhijab secara total. Tapi aku tak bisa melawan mekanisme hidayah. Maka semoga kalian mendapatkan hidayahNya agar kalian tidak menjadi aku. Jangamerasa benar, baik, sabar, perkasa, adil, dlsb. itu membuatmu menjadi anak buahku, abdiku. Dan jika kau merasa segala jenis kebaikan adalah mutlak berasal dari Allah dan kamu bersungguh-sungguh mengabdi kepadaNya dengan berani membunuh berhala-berhala keakuanmu, aku tak akan bisa menyentuhmu.

Facebooktwittertumblr